Sabtu, 17 Oktober 2020

ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN

 

ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN 

 





Disusun Oleh :

INAYAH MAULIDA

NPM : 10220735

 

PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS GUNADARMA

TA 2020/2021

 


 

Daftar isi :

KATA PENGANTAR

Daftar isi :

BAB I PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang

1.2        Rumusan Masalah

1.3        Tujuan Penulisan

BAB II PEMBAHASAN

2.1   Pendekatan Kesusastraan

 2.2   Ilmu Budaya Dasar Dikaitkan Dengan Prosa

2.3   Nilai-nilai Dalam Prosa

2.4   Ilmu Budaya Dasar Dihubungkan Dengan Puisi

BAB III PENUTUP

            3.1 Kesimpulan

            3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, dengan itu saya bisa menyusun dan menyajikan makalah budaya dasar ini yang berisi tentang Rangkuman Ilmu Budaya Dasar. Makalah ini di buat sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar.

Saya menyadari bahwa dalam penyusunan Makalah Ilmu Budaya Dasar ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik serta saran yang dapat membangun serta menyempurnakan makalah ini.

Saya juga mohon maaf apabila dalam penulisan Makalah Ilmu Budaya Dasar ini terdapat kesalahan sehingga membingungkan pembaca dalam memahami maksud saya.

Jakarta, 17 Oktober 2020

Penulis

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

Manusia dan sastra pada hakekatnya satu.Kenyataan inilah yang mempermudah sastra untuk berkomunikasi.Sastra juga mudah berkomunikasi karena pada hakekatnya karya sastra penjabaran abstraksi.Sastra juga didukung oleh cerita yang bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat

1.2 Rumusan Masalah

2.1   Pendekatan Kesusastraan

 2.2   Ilmu Budaya Dasar Dikaitkan Dengan Prosa

2.3   Nilai-nilai Dalam Prosa

2.4   Ilmu Budaya Dasar Dihubungkan Dengan Puisi

 

1.3    Tujuan Penulis

Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah sebagai bahan untuk mempelajari materi dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar sebagai mata kuliah yang harus dipelajari serta mengambil banyak pelajaran budaya dasar itu sendiri dalam materi ini.


 

BAB II

PEMBAHASAN

2.1   Pendekatan Kesusastraan

Kesusastraan berasal dari kata "susastra" mendapat imbuhan ke-an, susastra sendiri berasal dari gabungan kata "su" yang berarti baik, dan "sastra" yang berarti tulisan. Jadi, "susastra" berarti tulisan yang baik. Kesusastraan Indonesia memiliki arti jamak yang meliputi semua hal sastra Indonesia. Menurut definisi Usman Effendi, kesusastraan ialah "semua ciptaan manusia dalam bentuk bahasa lisan maupun tulisan yang dapat menimbulkan rasa keindahan (bagus).”

 

Secara umum kesusastraan Indonesia dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

1. Kesusastraan lisan, yaitu karangan/ ciptaan yang diwujudkan dalam bentuk bahasa lisan.

2. Kesusastraan tertulis, yaitu karangan/ ciptaan yang diwujudkan dalam bentuk bahasa tulis. 

v  Hubungan sastra dan seni dengan ilmu budaya dasar

·  Sama-sama memiliki objek yang sama yaitu manusia.

·  Sama-sama mempelajari hubungan antar manusia melalui suatu komunikasi yang beraneka ragam macamnya. Dengan adanya komunikasi, akan tercipta hubungan yang erat antara 2 orang atau lebih.

·  Sama-sama memiliki objek yang sama yaitu manusia.

·  Sama-sama mempelajari hubungan antar manusia melalui suatu komunikasi yang beraneka ragam macamnya. Dengan adanya komunikasi, akan tercipta hubungan yang erat antara 2 orang atau lebih

 

 

2.2 Ilmu Budaya Dasar Dikaitkan Dengan Prosa

 

Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.prosa juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru, prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat, dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.

 

Prosa dan Ilmu Budaya Dasar saling berhubungan karena dalam bahasa latin ibd disebut juga humanus yang berari manusia berbudaya yang halus. sastra ataupun prosa sangat penting karena sastra mempelajari masalah bahasa dan menggunakan bahasa itulah terciptanya budaya dan dengan bahasa manusia dapat saling berkomunikasi dan melahirkan ilmu pengetahuan. sastra atau prosa itu sendiri juga dapat membahas masalah-masalah kemanusiaan dan dapat dijadikan pelajaran hidup.

 

v  Prosa Lama:

1.      Hikayat

2.      Sejarah

3.      Dongeng

4.      Cerita Berbingkai

 

v  Prosa Baru:

1.      Roman

2.      Novel

3.      Cerpen

4.      Biografi

5.      Autobiografi

 

2.3 Nilai-Nilai Dalam Prosa

 

Sebagai seni yang bertulang punggung ceria, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan perkataan lain prosa mempunyai nilai-niali yang diperoleh pembawa lewat sastra.

 

Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :

1.      Prosa memberikan kesenangan

Kesenangan yang di peroleh dari membaca prosa adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagai mana mengalaminya sendiri peristiwa tersebut.

 

2.      Prosa memberikan informasi

Prosa memberikan informasi yang di alami oleh penulis yang tidak ada dalam ensiklopedia, karna informasi yang di tulis adalah pengalamam pribadi penulis.

 

3.      Prosa memberikan warisan kultural

Prosa sebagai sarana pemindahan dari warisan budaya bangsa.

 

4.      Prosa memberikan keseimbangan wawasan

Lewat prosa seseorang dapat manilai kehidupan berdasarkan pengalaman pengalaman dari berbagai individu.

 

 

2.4 Ilmu Budaya Dasar Dihubungkan Dengan Puisi

Pembahasan puisi dalam rangka pengajaran Ilmu Budaya Dasar tidak akan diarahkan pada tradisi pendidikan dan pengajaran sastra dan apresiasinya yang mumi. Puisi dipakai sebagai media sekaligus sebagai sumber belajar sesuai dengan tema-tema atau pokok bahasan yang terdapat di dalam Ilmu Budaya Dasar.

Kepuitisan, keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :

1. Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.

2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.

3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.

4. Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.

5. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati

Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :

1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut "pengalaman perwakilan". Ini berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk lebih menghidupkan pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang tethatas.
 Dengan pengalaman perwakilan itu sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa memiliki kesadaran yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sendiri dan tentang masyarakat.

2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran manusia, baik orang lain maupun did sendiri, karena melalui puisinya sang penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.

3. Puisi dan keinsyafan sosial
Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang terlibat dalam isue dan problem sosial. Secara imaginatif puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial yang bisa berupa :
- penderitaan atas ketidak adilan
- perjuangan untuk kekuasaan
- konflik dengan sesamanya


 

BAB III

PENUTUP

            3.1       Kesimpulan

            Banyak ilmu sastra yang mengandung unsur budaya, seperti prosa dan puisi diatas, untuk kita dapat mengerti arti yang terkandung disetiap puisi atau prosa itu kita butuh pendalaman dan pengalaman untuk memahami hal ini, oleh karena itu kesusatraan sangat berkaitan dengan budaya. 

 

            3.2       Saran

            Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih kekurangan dan kelemahannya karena terbatasnya pengetahuan dan kekurangan rujukan atau referensi yang ada hubunganny dengan makalh ini. Saya banyak berharap agar para pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun kepada saya demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi saya terutamanya dan juga para mahasiswa universitas pada umumnya.


 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://belajarbahasa-bahasaindonesia.blogspot.com/2012/06/kesusastraan-pengertian-dan.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Prosa

http://paxiaindrakartika.blogspot.com/2015/04/hubungan-ilmu-budaya-dasar-dan-prosa.html

https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-prosa.html

http://myblogismybloggeer.blogspot.com/2016/10/pengertian-prosa-nilai-nilai-dalam-prosa.html

http://aromblog.blogspot.com/2010/04/ilmu-budaya-dasar-yang-dihubungkan_18.html

http://srimuslimahirianti.blogspot.com/2015/03/makalah-konsepsi-ilmu-budaya-dasar.html

https://auliadika2407.wordpress.com/2014/10/28/makalah-bab-3-konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusastraan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAHASA INGGRIS 2 - MAKE 1 PARAGRAPH USING ADVERBIAL CLAUSE ABOUT THE PANDEMIC ERA

BAHASA INGGRIS 2  -   MAKING 1 PARAGRAPH USING ADVERBIAL CLAUSE ABOUT THE PANDEMIC ERA   ...   Since 2020 the corona virus has spread ...