ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
Disusun Oleh :
INAYAH MAULIDA
NPM : 10220735
PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
TA 2020/2021
Daftar isi :
KATA
PENGANTAR
Daftar
isi :
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
1.2 Rumusan
Masalah
1.3 Tujuan
Penulisan
BAB
II PEMBAHASAN
2.1 Pendekatan Kesusastraan
2.2 Ilmu
Budaya Dasar Dikaitkan Dengan Prosa
2.3 Nilai-nilai Dalam Prosa
2.4 Ilmu Budaya Dasar
Dihubungkan Dengan Puisi
BAB
III PENUTUP
3.1
Kesimpulan
3.2
Saran
DAFTAR
PUSTAKA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang
telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, dengan itu saya bisa menyusun dan
menyajikan makalah budaya dasar ini yang berisi tentang Rangkuman Ilmu Budaya
Dasar. Makalah ini di buat sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Mata
Kuliah Ilmu Budaya Dasar.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan Makalah Ilmu Budaya Dasar
ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, saya mengharapkan kritik serta saran yang dapat membangun serta
menyempurnakan makalah ini.
Saya juga mohon maaf apabila dalam penulisan Makalah Ilmu Budaya
Dasar ini terdapat kesalahan sehingga membingungkan pembaca dalam memahami
maksud saya.
Jakarta, 17 Oktober 2020
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Manusia dan sastra pada hakekatnya
satu.Kenyataan inilah yang mempermudah sastra untuk berkomunikasi.Sastra juga
mudah berkomunikasi karena pada hakekatnya karya sastra penjabaran
abstraksi.Sastra juga didukung oleh cerita yang bisa diterima oleh semua
lapisan masyarakat
1.2
Rumusan Masalah
2.1 Pendekatan Kesusastraan
2.2 Ilmu
Budaya Dasar Dikaitkan Dengan Prosa
2.3 Nilai-nilai Dalam Prosa
2.4 Ilmu Budaya Dasar
Dihubungkan Dengan Puisi
1.3 Tujuan
Penulis
Tujuan dari penyusunan
makalah ini adalah sebagai bahan untuk mempelajari materi dalam mata kuliah
Ilmu Budaya Dasar sebagai mata kuliah yang harus dipelajari serta mengambil
banyak pelajaran budaya dasar itu sendiri dalam materi ini.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pendekatan
Kesusastraan
Kesusastraan
berasal dari kata "susastra" mendapat imbuhan ke-an, susastra sendiri
berasal dari gabungan kata "su" yang berarti baik, dan
"sastra" yang berarti tulisan. Jadi, "susastra" berarti
tulisan yang baik. Kesusastraan Indonesia memiliki arti jamak yang meliputi
semua hal sastra Indonesia. Menurut definisi Usman Effendi, kesusastraan ialah "semua ciptaan manusia dalam bentuk bahasa lisan maupun
tulisan yang dapat menimbulkan rasa keindahan (bagus).”
Secara umum kesusastraan
Indonesia dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:
1. Kesusastraan lisan, yaitu
karangan/ ciptaan yang diwujudkan dalam bentuk bahasa lisan.
2. Kesusastraan tertulis,
yaitu karangan/ ciptaan yang diwujudkan dalam bentuk bahasa tulis.
v
Hubungan
sastra dan seni dengan ilmu budaya dasar
· Sama-sama memiliki objek
yang sama yaitu manusia.
· Sama-sama mempelajari
hubungan antar manusia melalui suatu komunikasi yang beraneka ragam macamnya.
Dengan adanya komunikasi, akan tercipta hubungan yang erat antara 2 orang atau
lebih.
· Sama-sama memiliki objek
yang sama yaitu manusia.
· Sama-sama mempelajari
hubungan antar manusia melalui suatu komunikasi yang beraneka ragam macamnya.
Dengan adanya komunikasi, akan tercipta hubungan yang erat antara 2 orang atau
lebih
2.2 Ilmu Budaya Dasar Dikaitkan Dengan Prosa
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar,
serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal
dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus
terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan
suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar,
majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.prosa
juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru, prosa lama adalah
prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat, dan prosa baru
ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.
Prosa dan Ilmu Budaya Dasar saling berhubungan karena dalam
bahasa latin ibd disebut juga humanus yang berari manusia berbudaya yang halus.
sastra ataupun prosa sangat penting karena sastra mempelajari masalah bahasa
dan menggunakan bahasa itulah terciptanya budaya dan dengan bahasa manusia
dapat saling berkomunikasi dan melahirkan ilmu pengetahuan. sastra atau prosa
itu sendiri juga dapat membahas masalah-masalah kemanusiaan dan dapat dijadikan
pelajaran hidup.
v Prosa Lama:
1. Hikayat
2. Sejarah
3. Dongeng
4. Cerita Berbingkai
v Prosa Baru:
1. Roman
2. Novel
3. Cerpen
4. Biografi
5. Autobiografi
2.3 Nilai-Nilai Dalam Prosa
Sebagai seni yang bertulang punggung
ceria, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung
membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan perkataan lain prosa mempunyai
nilai-niali yang diperoleh pembawa lewat sastra.
Adapun nilai-nilai yang diperoleh
pembaca lewat sastra antara lain :
1. Prosa memberikan
kesenangan
Kesenangan yang di peroleh dari membaca prosa adalah
pembaca mendapatkan pengalaman sebagai mana mengalaminya
sendiri peristiwa tersebut.
2. Prosa memberikan
informasi
Prosa memberikan informasi yang di alami oleh penulis
yang tidak ada dalam ensiklopedia, karna informasi yang di tulis adalah
pengalamam pribadi penulis.
3. Prosa memberikan
warisan kultural
Prosa sebagai sarana pemindahan dari warisan budaya
bangsa.
4. Prosa memberikan
keseimbangan wawasan
Lewat prosa seseorang dapat manilai kehidupan berdasarkan
pengalaman pengalaman dari berbagai individu.
2.4
Ilmu Budaya Dasar Dihubungkan Dengan Puisi
Pembahasan puisi dalam rangka pengajaran Ilmu Budaya
Dasar tidak akan diarahkan pada tradisi pendidikan dan pengajaran sastra dan
apresiasinya yang mumi. Puisi dipakai sebagai media sekaligus sebagai sumber
belajar sesuai dengan tema-tema atau pokok bahasan yang terdapat di dalam Ilmu
Budaya Dasar.
Kepuitisan,
keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair
dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
1. Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora,
perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan
memberi kejelasan gambaran angan.
2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak
tafsir.
3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi
perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4. Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan
nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
5. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan,
sehingga lebih menggugah hati
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu
Budaya Dasar adalah sebagai berikut :
1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut
"pengalaman perwakilan". Ini berarti bahwa manusia senantiasa ingin
memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk lebih menghidupkan pengalaman
hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang tethatas. Dengan pengalaman
perwakilan itu sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa memiliki
kesadaran yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya
sendiri dan tentang masyarakat.
2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran
manusia, baik orang lain maupun did sendiri, karena melalui puisinya sang
penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan
pengalaman setiap orang.
3. Puisi dan keinsyafan sosial
Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk
sosial, yang terlibat dalam isue dan problem sosial. Secara imaginatif puisi
dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial yang bisa berupa :
- penderitaan atas ketidak adilan
- perjuangan untuk kekuasaan
- konflik dengan sesamanya
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Banyak ilmu sastra yang mengandung
unsur budaya, seperti prosa dan puisi diatas, untuk kita dapat mengerti arti
yang terkandung disetiap puisi atau prosa itu kita butuh pendalaman dan
pengalaman untuk memahami hal ini, oleh karena itu kesusatraan sangat berkaitan
dengan budaya.
3.2 Saran
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai
materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih kekurangan
dan kelemahannya karena terbatasnya pengetahuan dan kekurangan rujukan atau
referensi yang ada hubunganny dengan makalh ini. Saya banyak berharap agar para
pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun kepada saya
demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan
berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi saya terutamanya dan juga para
mahasiswa universitas pada umumnya.
DAFTAR
PUSTAKA
http://belajarbahasa-bahasaindonesia.blogspot.com/2012/06/kesusastraan-pengertian-dan.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Prosa
http://paxiaindrakartika.blogspot.com/2015/04/hubungan-ilmu-budaya-dasar-dan-prosa.html
https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-prosa.html
http://myblogismybloggeer.blogspot.com/2016/10/pengertian-prosa-nilai-nilai-dalam-prosa.html
http://aromblog.blogspot.com/2010/04/ilmu-budaya-dasar-yang-dihubungkan_18.html
http://srimuslimahirianti.blogspot.com/2015/03/makalah-konsepsi-ilmu-budaya-dasar.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar